Wawan Dhewanto, Phd.

Posted on Posted in Profil Anggota

Wawan Dhewanto menyelesaikan sarjananya di Jurusan Teknik Industri, Institut Teknologi Bandung. Selama kuliah Wawan aktif di berbagai aktivitas kemahasiswaan seperti Koperasi Kesejahteraan Mahasiswa (Kokesma), Kongres Mahasiswa (KM), dan Himpunan Mahasiswa Teknik Industri (MTI). Atas prestasinya di bidang akademik maupun non-akademik, Wawan terpilih sebagai wakil wisudawan dan menyampaikan pidato wisuda dalam wisuda ITB pada bulan Februari 2000.

Setelah lulus, Wawan sempat bekerja selama beberapa tahun sebagai Staf Perencanaan Strategis di sebuah perusahaan tekstil nasional yang memungkinkan dia untuk terlibat dalam pengembangan bisnis baru di bidang pemasaran tekstil dan mesin tekstil.

Wawan kemudian mendapatkan Huygens Scholarship untuk melanjutkan studi masternya di Fakultas Teknologi, Kebijakan dan Manajemen, Tecnische Universiteit Delft, Belanda. Selama kuliah di Belanda, Wawan pun tetap aktif di aktivitas kemahasiswaan. Dia terpilih sebagai anggota Facultaire Studenten Raad (senat mahasiswa tingkat fakultas), TU Delft, mahasiswa asing pertama yang duduk dalam lembaga tersebut. Wawan menyelesaikan tesisnya di sebuah perusahaan konsultan multinasional (Accenture Amsterdam) dengan topik simulasi bisnis sebagai sistem pendukung keputusan di perusahaan energi Belanda, yang memungkinkan dia untuk mendapatkan pengalaman bekerja sebagai konsultan dan bekerja dalam lingkungan kerja internasional. Mengakhiri masa studinya di Belanda, sekali lagi Wawan terpilih sebagai wakil wisudawan dan menyampaikan pidato wisuda dalam wisuda program Master Internasional TU Delft pada bulan Agustus 2003.

Sepulang dari Belanda, Wawan bergabung dengan Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM) ITB pada bulan Januari 2004 dan dia terlibat aktif dalam pendirian kelompok keahlian Entrepreneurship and Technology Management (ETM) serta Center for Innovation, Entrepreneurship and Leadership (CIEL). Selain itu, Wawan juga sempat menjadi Koordinator Laboratorium Simulasi Bisnis – SBM dimana dia bertanggung jawab menerapkan software bisnis dan manajemen terbaru untuk menunjang kegiatan perkuliahan dan meng-encourage mahasiswa untuk mengikuti kompetisi simulasi bisnis seperti Loreal E-strat Challenge.

Wawan mendapatkan Australian Development Scholarship (ADS) untuk melanjutkan studi doktornya di Fakultas Bisnis dan Ekonomi, Monash University, Australia dengan topik komersialiasi teknologi di perusahaan-perusahaan berbasis teknologi Australia (perusahaan teknologi informasi dan perusahaan bioteknologi). Selama kuliah di Australia, Wawan pun tetap aktif di aktivitas kemahasiswaan. Dia terpilih sebagai salah satu anggota executive committee Monash Postgraduate Association (senat mahasiswa pasca sarjana). Wawan menyelesaikan program doktornya pada bulan Maret 2012.

Sepulang dari Australia, Wawan mendapat amanah sebagai Kepala Divisi Kewirausahaan, Lembaga Pengembangan Inovasi dan Kewirausahaan (LPIK) ITB periode 2012 s/d 2015. Wawan juga menjadi Ketua sub – Kelompok Keahlian Entrepreneurship and Technology Management (ETM) SBM-ITB sejak 2012 dan Ketua Program Studi S1 Kewirausahaan SBM-ITB sejak Agustus 2013. Wawan mempunyai kepakaran/spesialisasi: Proses Bisnis, Bisnis Keluarga, Intrapreneurship (Kewirausahaan di dalam Perusahaan), Manajemen Inovasi dan Teknologi (terutama sektor Digital, Manufaktur, Tekstil dan Bioteknologi), Inovasi Sosial serta Analisis Kebijakan (terutama kewirausahaan, usaha mikro dan kecil, industri Energi dan industri Telematika). Wawan menjadi co-author buku berjudul “ERP: Menyelaraskan Teknologi Informasi dengan Strategi Bisnis”, “Familypreneurship: Konsep Bisnis Keluarga”, “Intrapreneurship: Kewirausahaan Korporasi”, “Inovasi dan Kewirausahaan Sosial” dan “Manajemen Inovasi”.

Sejak mahasiswa, Wawan aktif menulis, beberapa di antaranya berhasil memenangkan lomba karya tulis, seperti juara 1 Lomba Karya Tulis Statistika oleh ITS pada tahun 1997, juara harapan Lomba Karya Tulis Telekomunikasi oleh Indosat pada tahun 1999, juara 2 Lomba Karya Tulis Pendidikan oleh Yayasan Toyota Astra Motor pada tahun 2000 dan juara 1 Lomba Essay “Undang-Undang Perlindungan Konsumen” Nasional oleh Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI). Setelah menjadi dosen, Wawan meneruskan tradisi menulis, beberapa diantaranya berhasil memenangkan lomba karya tulis seperti menjadi juara 1 The Best Idea in Business oleh Majalah SWA pada tahun 2005, juara 3 Lomba Analisis dan Proyeksi Inflasi oleh Bank Indonesia pada tahun 2006 dan juara 2 XL Award Writing Competition oleh PT Excelcomindo Pratama pada tahun 2007.

Wawan beberapa kali mendapat kesempatan untuk menjadi juri kompetisi kewirausahaan diantaranya: Innovation Entrepreneurship Challenge – IEC (2006), Program Kewirausahaan BNI Mitra Kampus ITB (2012), Entrepreneur Star (2012), ICT Business Plan Technopreneurship Competition – BlackBerry Innovation Center (2013), BUTIK – CIMB Niaga (2013), Program Mahasiswa Wirausaha ITB – PMW (2013), Lomba Business Plan – Road to Entrepreneur (2014), Berani Menjadi Miliarder Bandung, Metro TV (2014), PolyU Innovation & Entrepreneurship Global Student Challenge Hong Kong (2015), serta Java Business Competition, Universitas Telkom (2016).

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *